Desa Wisata Siwarak

Profil

1. Pengantar
Konon pada waktu Agama Islam mulai berkembang di Pulau Jawa, ada dua mubaligh yang merupakan pengikut ki sutaraga dan mendapat tugas mengembangkan Agama Islam dan menjaga wilayah sekitar goa, mereka adalah dua bersaudara bernama Akhmad dan Mohamad. Dalam bertugas mengembangkan Agama Islam, akhmad dan mohamad menyimpang dari tugasnya. Kedua mubaligh ini justru sering masuk ke dalam goa dimana terdapat dua orang putri cantik yang bernama Endang Murdaningsih dan Endang Murdaningrum yang sedang melakukan semedi.

Akhmad & mohamad dibuat terpesona akan kecantikan kedua putri itu. Mereka menggoda dan merayu kedua putri cantik tersebut hingga mereka lupa akan tugas utamanya. Mereka juga sudah lupa siapa diri mereka sebenarnya yang dengan beraninya mengganggu kedua putri nan cantik jelita.

Hal ini terdengar oleh Ki Sutaraga. Maka di carilah kedua orang tersebut oleh ki sutaraga bersama pengikutnya yang lain. “Wahai pengikutku, ketahuilah bahwa akhmad dan mohamad telah menyimpang dari tugas utamanya, Etika mereka sudah hilang. Mereka tak tau diri,, Tidaklah pantas seorang pengikut menggoda junjungannya ?? sedangkan mereka masih mengemban tugas menyebarkan agama. Mereka sudah memberi contoh yang tidak benar. “Hai Akhmad, Mohamad, Mau bagaimana agama yang kau ajarkan jika kelakuanmu saja layaknya binatang?!

Dan atas kesaktian Ki Sutaraga, maka kedua pengikutnya tersebut berubah menjadi seekor warak. “Ketahuilah wahai pengikutku, dengar dan saksikan. Karena peristiwa yang menimpa kedua orang itu, yang karena ulahnya sendiri, mereka telah berubah menjadi binatang warak, maka supaya kalianlah yang menjadi saksi, di hari kemudian bila hutan ini dapat tumbuh menjadi pedesaan, maka desa tersebut aku beri nama Desa SIWARAK.

Menurut cerita para sesepuh dan alim ulama Desa Siwarak, Ki sutaraga sendiri bernama Syekh Jambukarang. Yang dalam pengembaraannya mendapat julukan di setiap tempat yang beliau singgahi. Di Desa Siwarak sendiri beliau dijuluki Ki Sutaraga karena diyakini masyarakat , Desa Siwarak adalah tempat persinggahan terakhir Ki Sutaraga hingga beliau dimakamkan disini.

Dalam lokasi pemakaman Ki Sutaraga terdapat tiga buah makam, masing-masing adalah makam Ki Sutaraga, Makam Ki Keli atau yang dijuluki ekor penjalin dan makam Mbah Citra Wedana. Ki Keli dan Mbah Citra Wedana disebut – sebut sebagai pengikut setia dari Ki Sutaraga.

Julukan Syekh Jambukarang yang berbeda-beda juga dapat dibuktikan dengan adanya cerita di beberapa tempat yang ada hubungannya dengan Ki Sutaraga atau Syekh Jambukarang. Seperti di panusupan, karangjambu dan Gunung Tanjung, Tegal. Di Gunung Tanjung sendiri Syekh Jambu Karang dikenal dengan sebutan Ki jambudipa. Maka tak heran jika banyak peziarah yang datang ke makam Ki Sutaraga juga berasal dari daerah tegal. Hal ini juga diceritakan oleh juru kunci makam Ki Sutaraga.

Selain terdapat petilasan yang berupa makam, beberapa sesepuh desa pernah bercerita bahwa Ki Sutaraga juga meninggalkan sebuah tarian, yang disebut “Tarian Ratu Mala”. Konon, tarian tersebut digunakan Ki Sutaraga dan pengikutnya untuk bersih desa dan tolak bala. Tak banyak yang tahu tentang tarian ratu mala karena tarian tersebut memang disakralkan. Tarian ini juga tidak diiringi gamelan, hanya gerakan yang diiringi kidung.

Seiring perkembangan jaman, untuk nguri uri budaya dan mengingatkan apa yang telah ditinggalkan oleh leluhur kita maka demi menambah kesenian yang ada di Desa , tarian tersebut akan dikemas lewat “Sendra Tari Ratu Mala” .Tarian tersebut dibawakan muda mudi dari Desa Siwarak supaya selalu diingat oleh generasi yang akan datang.

Demikianlah legenda tentang Desa Siwarak. wallahu a’lam bish shawab (Hanya Allah yang Maha tahu kebenarannya)

Fasilitas Wisata

1. Daya tarik Wisata

Desa Siwarak adalah desa yang menawarkan keindahan alam dengan nuansa perbukitan yang indah ditambah sejuknya udara akan membuat Anda betah berlama lama disini. Bagi Anda yang ingin menikmati keindahan alam pertanian dan perkebunan Desa Siwarak adalah pilihan yang tepat. Obyek Wisata Goalawa adalah sarana pendukung yang mampu menjadi daya tarik tersendiri dengan Wisata Minat Khususnya yaitu berpetualang di Gua Lorong Kereta. Sebagai sarana pendukung lainnya adalah Agro Wisata Nanas yang bisa dijadikan oleh-oleh selama berkunjung di desa ini.

1. Upacara Adat
Upacara adat dilakukan satu tahun sekali di bulan sura dimana dalam upacara tersebut dilakukan arak -arakan keliling kampung dengan membawa hasil bumi. Rangkaian acara upacara adat, antara lain :
a. Ruwat Bumi
Ruwatan bumi adalah salah satu upacara adat masyarakat agraris yang sampai saat ini masih di Desa Siwarak. Ruwatan berasal dari kata rawat atau merawat artinya mengumpulkan atau merawat yaitu mengumpulkan seluruh masyarakat kampung serta mengumpulkan semua hasil bumi, baik yang masih mentah maupun yang sudah diolah. Upacara Ruwatan Bumi ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur terhadap Tuhan YME atas keberhasilan hasil panen pertanian dan sebagai tolak bala serta ungkapan penghormatan terhadap nenek moyang mereka yang telah berjasa meningkatkann taraf hidup di Desa Siwarak .

b. Pagelaran Wayang Gole
Pementasan wayang golek dilakukan setelah arak-arakan keliling kampung selesai. Sebelum hasil panen yang di buat semacam gunungan diperebutkan masyarakat akan di beri doa terlebih dahulu oleh sang dalang.

2. Sambatan
Sambatan merupakan kegiatan yang dilaksanakan bersama-sama oleh warga desa dalam rangka memperbaiki rumah salah satu warganya. Aspek kegotong royongan serta semangat solidaritas sangat kental dalam tradisi ini.

3. Kesenian Tradisional

a. Kuda Lumping

b. Tek-Tek (Kentongan)

c. Genjring

4. Makanan Tradisional
Layaknya daerah pegunungan lainnya, untuk makanan tradisional di Desa Siwarak adalah nasi Jagung, Lalapan + Sambel bakar. Untuk oleh-oleh khas desa siwarak adalah buah nanas,manisan pepaya dan manisan cermai.

5. Sarana Akomodasi
Bagi wisatawan yang ingin mengunjugi desa Siwarak, tersedia sarana akomodasi berupa homestay yang dapat dipergunakan sebagai tempat bermalam. Untuk informasi tarif dan fasilitas, silakan lihat bagian paket wisata atau dapat langsung menghubungi contact person kami. Di bawah ini adalah data penduduk yang menyediakan kamar pondokan di Desa Siwarak.

PAKET WISATA

1. Hiking
Puaskan hasrat berpetualang Anda dengan melakukan petualangan disini.Pilihan dari menjelajahi hutan, kebun nanas, perbukitan dengan hiking .Tidak ada akhir dalam petualangan alam yang Anda bisa dapatkan disini. Mulailah jelajahi begitu banyak ekowisata mempesona di negeri kita. Ayo berpetualang di Desa Siwarak dan rasakan keajaiban alam yang megah dan tidak akan pernah Anda lupakan. Lokasi: Desa Wisata Siwarak( Gn Kelir, Puncak Njelir, Watu Gede, Sima, Mersil)
Fasilitas : Pemandu, Air Mineral, Makan siang, P3K, Dokumentasi

2. Paket Caving
Caving atau susur gua merupakan salah satu olahraga yg cukup menantang adrenalin.Bagi anda yg mengaku pemberani rasanya saying jika melewatkan petualangan yang satu ini. Variasi lorong cukup kaya, mulai lorong berdiameter lebar, lorong sempit sampai super sempit, medan berair, berlumpur, memanjat, Semua bisa Anda rasakan disini.
Lokasi : Obyek Wisata Gualawa (Gua Lorong Kereta)
Fasilitas : Guide, Tiket Masuk, Makan Siang, Coffee Break 1x, Helm, Senter, Dokumentasi, P3K + Oksigen

3. Camping Ground.
Lokasi : Obyek Wisata Gualawa, Pos II Kelir, Bukit Njelir, Alur Sipetung
Fasilitas : Tenda Doom, Lokasi, Tiket Masuk, P3K, Welcome Drink

4. Sunrise Trekking
Nikmati sunrise trekking dengan melakukan 2 jam perjalanan kedua tempat yang bisa Anda pilih, yaitu Gn. Kelir dan Puncak Njelir. Nikmati pemandangan yang luar biasa diatas ketinggian Desa Wisata Siwarak.
Lokasi : Gn Kelir dan Puncak Njelir
Fasilitas : Porter, Tenda (Dome), Matras, Peralatan Masak, Carrier, Makan 2x, Dokumentasi, P3K

5. Paket Outbound
Lokasi : Obyek Wisata Gualawa, Rest Area Alur Sipetung
Fasilitas : Game Outbound, Flying Fox, Fasilitator, Makan Siang, Coffee Break 1x, Banner, P3K, Foto
Dokumentasi, Tiket Masuk. ( Untuk flying fox ada 2 lokasi, bias di pilih utk flying fox sepanjang 150 mtr atau yg 70 mtr.

6. Paket Dolli
Paket Wisata Petualangan di Purbalingga yang ditawarkan Desa Wisata Siwarak. Dolli (Dolan Kali) merupakan paket wisata minat khusus yang menyuguhkan keindahan alam & petualangan seru dengan menyusuri sungai dan tebing di sekitaran perbukitan Desa Wisata Siwarak. Dari trek dan harga paket wisata bervariasi tergantung permintaan wisatawan. Disini wisatawan juga tak harus turun tebing. Bagi yang tak bernyali menuruni tebing/curug atau istilah kerennya canyoning. Wisatawan bisa mlipir lewat pinggir sungai untuk bisa mencapai bawah curug. Untuk trip panjang penyusuran di mulai dari kali complang, turbin, curug lawang. Total waktu yang dibutuhkan selama penyusuran mencapai 5 - 6 jam. Untuk trip sedang total waktu yang di butuhkan 3 - 4 jam. Selama susur sungai Wisatawan diajak melihat Empat curug dalam satu rute perjalanan.

Paket Blank
Paket Blank adalah Paket kesepakatan atau sesuai kesepakatan atas permintaan wisatawan . Semua biaya menyesuaikan kondisi dan Paket yang dipilih. Paket Blank biasanya untuk wisatawan yang akan tinggal beberapa hari di Desa Wisata Siwarak.

Catatan.
Harga sewaktu-waktu dapat berubah!!!
Perincian/perhitungan biaya akan disampaikan kemudian setelah konsolidasi dengan klien terlaksana. Semua biaya menyesuaikan kondisi dan paket yang dipilih.

Hubungi Kami
Sekretariat Pokdarwis Lawa Mandiri
Jln Raya Gualawa Km 3 Komplek Obyek Wisata Gualawa Rt 01/07
Contact Person :
No Hp : 0813 2700 0072/0878 3700 0869
IG : @desawisata.siwarak

Info Homestay Purbalingga DISINI

Disqus Comments